Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh kegagalan sel pankreas dalam memproduksi insulin. Insulin merupakan hormon yang penting dalam memasukkan gula ke dalam sel tubuh. Minimnya jumlah insulin tubuh menyebabkan gula tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh dan menyebabkan peningkatan gula darah. Selanjutnya peningkatan gula darah dapat merusak dinding pembuluh darah dan pada akhirnya menyebabkan berbagai komplikasi pada berbagai organ.
Tahukah Anda bahwa pada kelainan ini pembuluh darah mata akan lebih rentan pecah dan berdarah? Darah yang berakumulasi pada retina mata akan menganggu fungsi retina dalam menerima stimulasi cahaya. Hal ini akan menyebabkan penurunan penglihatan mata secara perlahan.
Salah satu komplikasi yang umum ditemui adalah komplikasi ginjal. Ginjal yang rusak tidak dapat menahan protein tubuh sehingga akan keluar melalui urin. Protein dalam urin merupakan tanda awal dari kerusakan ginjal. Pada tahap akhir, pasien dengan gangguan ginjal yang tidak ditangani dengan baik akan menderita gagal ginjal.
Penyakit Jantung Koroner. Kerusakan pembuluh darah pada jantung dapat menyebabkan sumbatan aliran darah. Sumbatan aliran darah dapat menyebabkan kerusakan otot jantung. Penyempitan aliran darah dapat menyebabkan serangan angina, yaitu nyeri dada akibat tersumbatnya pembuluh darah.
Penyakit Pembuluh Darah Otak. Diabetes dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah otak. Hal ini dapat menyebabkan serangan stroke, penderita mengalami penurunan kekuatan otot tubuh, kelumpuhan atau penurunan kesadaran.
Neuropati Diabetik. Pasien dengan neuropati diabetik akan mengalami keluhan kesemutan atau perasaan seperti baal pada bagian tubuh tertentu. Ini menyebabkan individu dengan gangguan neuropati rentan terkena luka pada kaki yang tidak terdeteksi karena minimnya rasa sakit.
Penyakit Pembuluh Darah Perifer. Pembuluh darah perifer berfungsi mengalirkan darah ke berbagai bagian tubuh. Sayangnya pembuluh darah perifer pada penderita diabetes mengalami kerusakan, sehingga aliran darah tidak optimal. Kelainan pembuluh darah perifer, bersama dengan neuropati diabetik, dapat menyebabkan luka pada kaki yang sulit sembuh.
Berbagai komplikasi ini dapat dicegah dengan pemantauan gula darah yang baik dan deteksi dini pada penderita diabetes sebelum terjadinya komplikasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar